Founder Asyafina Paparkan Hasil Riset Dampak Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kementerian Keuangan RI

Seri Akidah for Kids: Mengenal Islam (Softcover 3 Buku)

Seri Akidah for Kids: Mengenal Islam (Softcover 3 Buku)

IDR 85,000

Informasi Lengkap

Jakarta, 31 Oktober 2025 1 Sebuah capaian membanggakan kembali hadir dari dunia pendidikan pesantren. Muhammad Abdul Rohman, S.E., M.S.E., Founder Asyafina Academy, diundang secara resmi oleh Sekretariat Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS), Kementerian Keuangan Republik Indonesia, untuk memaparkan hasil risetnya tentang Evaluasi Kausal Dampak Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Berbasis Ekosistem Pesantren. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat Integritas, Gedung Soetikno Slamet (DJA), Kementerian Keuangan RI, dan menjadi bagian dari Sharing Session Strategis terkait efektivitas kebijakan MBG dalam konteks pembangunan ekonomi dan sosial pesantren.

    

Dalam paparannya, Muhammad Abdul Rohman menekankan bahwa riset kebijakan harus dibangun di atas dua fondasi utama: ketelitian ilmiah dan nilai kemaslahatan. Melalui riset ini, Asyafina berupaya menghadirkan pendekatan baru dalam mengevaluasi program pemerintah dengan metode yang kuat secara akademik dan kontekstual bagi dunia pesantren.

Terobosan Metodologi

Riset ini menggunakan pendekatan Propensity Score Matching (PSM) untuk mengukur dampak MBG secara kausal, serta memanfaatkan data citra satelit VIIRS (Nightlight Intensity) untuk mendeteksi perubahan aktivitas ekonomi di desa penerima program. Pendekatan ini menggambarkan bagaimana ilmu ekonomi, data science, dan nilai-nilai Islam dapat berpadu untuk menghasilkan kebijakan publik yang lebih adil dan efektif.

Temuan Utama: MBG Pesantren sebagai Penggerak Ekonomi Lokal

Hasil riset menunjukkan bahwa pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di lingkungan pesantren memiliki efek ekonomi yang signifikan: Aktivitas ekonomi lokal meningkat sebesar +0,20%, berdasarkan perubahan intensitas cahaya malam. Pesantren dengan Sentra Pengolahan Pangan Gizi (SPPG) mengalami tambahan peningkatan aktivitas ekonomi hingga +0,15%. Temuan ini memperkuat pandangan bahwa MBG tidak sekadar intervensi gizi, tetapi juga kebijakan pembangunan ekonomi berbasis komunitas pesantren.

“Pesantren adalah ekosistem ekonomi dan sosial yang hidup. Ketika gizi santri dijaga, ekonomi masyarakat pun bergerak. Itulah wajah keadilan sosial yang sesungguhnya,” — Muhammad Abdul Rohman, S.E., M.S.E.

Riset Pesantren untuk Kebijakan Publik

Kementerian Keuangan RI melalui KNEKS menyambut baik hasil riset ini dan menyatakan akan menindaklanjuti model pengukuran dampak tersebut dalam forum kajian kebijakan berikutnya. Model berbasis data nontradisional ini dianggap relevan untuk mengukur efek nyata dari kebijakan sosial yang sulit dilihat melalui data statistik konvensional.

Asyafina: Menjembatani Pesantren, Data, dan Kebijakan

Capaian ini menjadi bukti bahwa Asyafina Academy bukan hanya platform pembelajaran Islam modern, tetapi juga pusat pengetahuan yang mendorong lahirnya riset berbasis pesantren. Asyafina terus berkomitmen mengembangkan pendidikan, penelitian, dan publikasi ilmiah yang mempertemukan nilai Islam, ilmu pengetahuan, dan teknologi.

“Ilmu yang lahir dari pesantren tidak berhenti di kelas. Ia harus menjadi cahaya yang menuntun kebijakan bangsa,” — Muhammad Abdul Rohman, S.E., M.S.E.

✍️ Publikasikan Karya Ilmiah Anda di Jurnal Asyafina (OJS)

Sebagai tindak lanjut dari semangat riset berbasis pesantren, Asyafina Academy mengundang para peneliti, dosen, dan santri untuk mempublikasikan karya ilmiahnya melalui Jurnal Asyafina (OJS). Fokus utama jurnal ini mencakup:

  • Ekonomi dan kebijakan publik berbasis Islam,
  • Transformasi digital pesantren,
  • Riset sosial dan pembangunan berbasis data.

📢 Jadikan riset Anda bagian dari gerakan intelektual pesantren untuk membangun bangsa melalui ilmu, data, dan nilai-nilai Islam.

🕌 Asyafina Academy

Pesantren Modern untuk Ilmu, Data, dan Kemaslahatan Umat.

Related Articles

Responses

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Click here to login or register