Pernyataan Sikap Asyafina Academy atas Tayangan Trans7 yang Menyinggung Dunia Pesantren
Jakarta, 16 Oktober 2025 – Dengan penuh keprihatinan, kami dari Asyafina Academy, sebagai platform edutech yang berakar dari nilai-nilai pesantren, menyampaikan protes dan kekecewaan mendalam atas tayangan di salah satu program Trans7 yang menampilkan konten bernuansa satir terhadap kehidupan pesantren, khususnya Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri. Tayangan tersebut jelas mencederai nilai-nilai luhur dunia pesantren, merendahkan martabat para kiai dan santri, serta memperlihatkan kurangnya empati dan pemahaman terhadap realitas kehidupan pesantren sebagai pusat pendidikan moral dan spiritual bangsa.
“Santri bukan sekadar pelajar agama — mereka adalah penjaga akhlak, pembawa ilmu, dan benteng moral bangsa. Menghina pesantren berarti melemahkan akar peradaban kita sendiri,” — Muhammad Abdul Rohman, S.E., M.S.E., Co-Founder Asyafina
Pesantren: Benteng Nilai dan Peradaban
Pesantren telah terbukti selama berabad-abad menjadi tempat lahirnya generasi berilmu, berakhlak, dan berjiwa kebangsaan. Di tengah arus digital yang serba cepat, pesantren tetap konsisten menjaga keseimbangan antara ilmu, adab, dan kebijaksanaan. Karena itu, setiap bentuk konten publik harus menempatkan pesantren secara proporsional — dihormati, bukan dijadikan bahan lelucon atau stereotip sempit.
Sebagai lembaga pendidikan, Asyafina menegaskan bahwa kebebasan berekspresi tidak boleh dijadikan alasan untuk melecehkan simbol-simbol keagamaan dan tradisi pendidikan Islam.
Seruan dan Harapan
Kami mendukung langkah Majelis Ulama Indonesia (MUI), Nahdlatul Ulama, dan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) untuk:
- Menindak tegas pelanggaran etika siaran yang menyinggung lembaga keagamaan.
- Mendorong literasi media yang beradab, terutama di kalangan kreator konten, agar memahami batas antara ekspresi dan penghinaan.
- Menguatkan sinergi antara pesantren dan media, agar dunia pesantren dapat tampil dengan citra yang benar — penuh ilmu, akhlak, dan kontribusi nyata bagi bangsa.
Komitmen Asyafina
Sebagai edutech pesantren, Asyafina berkomitmen menjadi jembatan antara tradisi dan modernitas. Kami akan terus menghadirkan:
- Konten edukatif dan positif tentang pesantren di ruang digital.
- Kelas literasi media bagi santri dan guru pesantren, agar generasi pesantren tidak hanya melek agama, tetapi juga bijak bermedia.
- Kolaborasi dengan lembaga penyiaran dan kampus untuk mempromosikan pesantren sebagai pusat ilmu, akhlak, dan kemanusiaan.
“Mari jadikan peristiwa ini sebagai pengingat bahwa menjaga marwah pesantren bukan sekadar tugas para santri, tetapi tanggung jawab seluruh bangsa yang mencintai keadaban.” — Nurfala Safitri, S.E., M.E., Founder Asyafina Academy
🌐 Mari belajar dan bersuara untuk pesantren yang lebih berdaya. Bergabunglah di Asyafina Academy untuk memperkuat literasi digital dan pendidikan nilai pesantren di era modern.

Responses