CEO Asyafina Menjadi Penanggap dalam FGD Pembangunan SDM Berbasis ZIS

[E-Book] Ushul Fikih Milenial: Belajar Agama dari Akarnya di Era Digital

[E-Book] Ushul Fikih Milenial: Belajar Agama dari Akarnya di Era Digital

IDR 25,000

Informasi Lengkap

Depok, 9 Februari 2026 – CEO Asyafina, Nurfala Safitri, M.E., berpartisipasi sebagai penanggap dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertema Program Pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) melalui Ekosistem Kesehatan, Pendidikan, dan Ekonomi Berbasis Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang diselenggarakan hari ini di Depok. FGD ini menjadi forum strategis yang mempertemukan pemangku kepentingan dari unsur pemerintah daerah, akademisi, praktisi, serta lembaga pengelola ZIS.

Diskusi berfokus pada penguatan peran ZIS sebagai instrumen pembangunan SDM yang terintegrasi dan berkelanjutan. Dalam forum tersebut, Nurfala Safitri hadir mewakili Asyafina untuk memberikan tanggapan, catatan kritis, serta penguatan perspektif berbasis riset dan praktik lapangan terhadap materi yang disampaikan para narasumber.

“Pembangunan SDM tidak bisa dipisahkan antara kesehatan, pendidikan, dan ekonomi. ZIS memiliki potensi besar untuk menjadi instrumen yang menjembatani ketiganya, asalkan dirancang dengan pendekatan berbasis data dan dampak jangka panjang,” ujar Nurfala dalam sesi diskusi.

Sebagai penanggap, ia menekankan bahwa pembangunan SDM harus dipandang sebagai sebuah ekosistem yang saling terhubung. Intervensi pada satu sektor perlu diselaraskan dengan sektor lainnya agar menghasilkan perubahan yang sistemik dan berkelanjutan.

Selain itu, Nurfala juga menyoroti pentingnya penguatan tata kelola serta sistem evaluasi program agar pemanfaatan ZIS tidak berhenti pada bantuan jangka pendek.

“Pengukuran dampak menjadi kunci. Program ZIS perlu dilengkapi dengan monitoring dan evaluasi yang jelas agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat sasaran dan dapat direplikasi secara berkelanjutan,” tambahnya.

Partisipasi CEO Asyafina dalam FGD ini mencerminkan komitmen Asyafina sebagai institusi yang bergerak di bidang penguatan kapasitas dan pengembangan SDM untuk terus berkontribusi aktif dalam diskursus kebijakan publik, khususnya dalam mendorong pembangunan sosial dan ekonomi yang berbasis bukti (evidence-based policy).

Melalui kegiatan ini, diharapkan terhimpun berbagai rekomendasi strategis guna memperkuat peran ZIS dalam mendukung pembangunan SDM yang inklusif dan berkelanjutan, baik di tingkat daerah maupun nasional.

Related Articles

Click here to login or register