Tragedi Al-Khoziny: Belajar Memahami Musibah Ponpes Secara Menyeluruh

Menghidupkan Ajaran Rohani, Kisah Kisah Teladan, Fikih Akhlak, Tidak Bicara, Berpikir Benar

Menghidupkan Ajaran Rohani, Kisah Kisah Teladan, Fikih Akhlak, Tidak Bicara, Berpikir Benar

IDR 13,000

Informasi Lengkap

Jakarta, 30 September 2025
Inna lillahi wa inna ilaihi rajiun. Segenap keluarga besar Asyafina Academy menyampaikan rasa duka yang mendalam atas musibah runtuhnya bangunan musala di Pondok Pesantren Al-Khoziny, Buduran, Sidoarjo pada Senin, 29 September 2025. Peristiwa ini merenggut jiwa para santri yang sedang beribadah, serta melukai puluhan lainnya.

Bagi Asyafina, tragedi ini bukan hanya kabar duka, tetapi juga panggilan untuk merenungkan kembali pentingnya pendidikan pesantren yang aman, berkelanjutan, dan berbasis inovasi.

Tidak ada bencana yang menimpa di bumi dan tidak (juga) yang menimpa dirimu sendiri, kecuali telah tertulis dalam Kitab sebelum Kami mewujudkannya. Sesungguhnya hal itu mudah bagi Allah. (QS. Al-Hadid:22)

Ayat ini menjadi pengingat bahwa musibah adalah takdir Allah SWT, namun juga menjadi dorongan bagi kita untuk berikhtiar menciptakan lingkungan pendidikan pesantren yang lebih baik dan lebih siap menghadapi tantangan.

Pesantren dan Masa Depan Pendidikan

Pesantren adalah pilar penting pendidikan bangsa. Dari pesantren lahir ulama, cendekiawan, dan pemimpin umat. Namun, musibah Al-Khoziny menunjukkan bahwa aspek fisik 94 seperti keselamatan bangunan dan fasilitas santri 94 tak boleh diabaikan.

Sebagai edutech pesantren, Asyafina berkomitmen menghadirkan solusi digital yang tidak hanya mendukung pembelajaran, tetapi juga memperkuat ekosistem pesantren dari berbagai sisi, termasuk manajemen, transparansi, hingga mitigasi risiko.

Doa dan Seruan Kepedulian

Kami mendoakan agar:

  • Para korban mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT
  • Keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran
  • Pesantren di seluruh Indonesia semakin mendapatkan dukungan dalam hal keamanan, manajemen, dan inovasi

Semoga musibah ini menjadi pemicu bagi seluruh pemangku kepentingan 94 pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta 94 untuk lebih memperhatikan pembangunan pesantren sebagai ruang belajar, ruang hidup, sekaligus ruang masa depan bangsa.

Baca juga: Asyafina Berpartisipasi dalam Konferensi Fatwa MUI, Angkat Isu Manajemen Risiko Akad Murabahah

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Humas Asyafina Academy

Founder: Nurfala Safitri, SE, ME & Muhammad Abdul Rohman, SE, MSE

Ingin Belajar Lebih Dalam & Terstruktur?

Bergabunglah dengan ekosistem belajar Asyafina dan kembangkan potensi Anda bersama komunitas kami.

✨ Lihat Detail Kelas & Gabung Sekarang

Related Articles

Click here to login or register