Asyafina Kutuk Tindakan Israel yang Halangi Bantuan Kemanusiaan ke Gaza

[E-Book] Ushul Fikih Milenial: Belajar Agama dari Akarnya di Era Digital

[E-Book] Ushul Fikih Milenial: Belajar Agama dari Akarnya di Era Digital

IDR 25,000

Informasi Lengkap

Jakarta, 2 Oktober 2025 – Asyafina, sebagai platform edutech yang berkomitmen pada penguatan pendidikan pesantren dan nilai kemanusiaan, dengan tegas mengutuk tindakan Israel yang menghentikan armada bantuan “Global Sumud Flotilla” menuju Gaza serta menahan lebih dari 450 aktivis internasional, termasuk tokoh muda dunia Greta Thunberg.

Tindakan tersebut bukan hanya melanggar prinsip dasar kemanusiaan, tetapi juga mengabaikan hukum internasional dan nilai-nilai universal yang menjunjung tinggi martabat manusia. Blokade ini memperparah krisis Gaza yang kini menghadapi kelaparan massal, runtuhnya infrastruktur kesehatan, dan terhambatnya akses pendidikan bagi ribuan anak.

“Islam mengajarkan kita untuk membela yang lemah, menolong yang tertindas, dan menegakkan keadilan. Menutup jalan bantuan bagi rakyat yang menderita adalah kezaliman nyata yang harus dilawan dengan suara moral dan solidaritas global,” ungkap Muhammad Abdul Rohman, S.E., M.S.E., Co-Founder Asyafina.

Asyafina percaya bahwa pesantren dan dunia pendidikan memiliki peran penting dalam membangun kesadaran kemanusiaan. Oleh karena itu, kami mengajak seluruh civitas pesantren, akademisi, dan masyarakat luas untuk:

  1. Mendoakan dan mendukung rakyat Palestina yang masih berada dalam penderitaan.
  2. Menyuarakan solidaritas kemanusiaan melalui pendidikan, kajian, dan aksi nyata.
  3. Menguatkan literasi santri tentang perdamaian dan HAM, agar generasi muda Islam mampu menjadi jembatan bagi terciptanya dunia yang lebih adil dan beradab.



Related Articles

Click here to login or register